Diduga Pusat Transaksi dan Penggunaan Narkoba, Presidium HMI Cabang Medan Desak Tutup Krypton

Sebarkan:
Lokasi Krypton

MEDAN |
Wakil Sekretaris Umum HMI Cabang Medan  M. Faiz Harridhi Manik menyampaikan keprihatinan mendalam terkait maraknya isu peredaran narkoba di kawasan hiburan malam Kota Medan, khususnya di sekitar Jalan Gajah Mada. Rabu (20/8/2025) Siang,

Informasi yang beredar mengenai tempat hiburan malam Krypton harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.

"Kami mendesak aparat kepolisian dan BNN untuk segera melakukan penyelidikan dan penindakan tegas terhadap dugaan praktik peredaran narkoba di kawasan tersebut. Jangan ada lagi ruang bagi bandar maupun jaringan narkotika untuk merusak generasi muda Kota Medan," tegas Faiz

Ia juga menyerukan untuk seluruh lapisan masyarakat turut serta dalam mengentaskan peredaran narkoba khususnya di Kota Medan.

"Kami juga mengingatkan bahwa tempat hiburan seharusnya menjadi ruang rekreasi yang sehat, aman, dan mendukung ekonomi kreatif, bukan malah dijadikan sarang narkoba. Bila terbukti ada manajemen atau oknum yang terlibat, kami mendorong aparat untuk memberikan sanksi hukum maksimal tanpa pandang bulu," Lanjut aktivis Kota Medan itu.

"Sebagai anak bangsa, saya menyerukan agar seluruh masyarakat turut serta mengawasi, melaporkan, dan bersama-sama menjaga Kota Medan dari bahaya narkoba," Tutupnya 

Sebelumnya, marak pemberitaan Krypton Eksekutif KTV yang berada di kawasan Gajah Mada Medan semakin eksis dalam penjualan narkotika jenis pil ekstasi dan happy five atau erimin. 

Dua obat setan itu, sangat disukai pengunjung yang ingin mendapatkan kenikmatan sesaat. Selain itu, pengelola Krypton juga menjual Inex dengan harga Rp300 ribu per butirnya jenis baru. 

"Cukup kencang penjualan inex di Krypton Jalan Gajah Mada Medan," ucap warga Jalan Gajah Mada Medan J Yanto kepada wartawan, Minggu (17/8/2025).(Red)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini