DELISERDANG | Sebuah fenomena wisata unik tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat dan warganet. Sebuah kawasan perumahan bergaya arsitektur Belanda di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, mendadak ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun luar daerah.
Perumahan yang dikenal sebagai Suryamas Liandra City ini berlokasi di Desa Paya Gambar, Kecamatan Batang Kuis. Kawasan tersebut menarik perhatian karena desain bangunannya yang menyerupai rumah-rumah khas Belanda, lengkap dengan nuansa yang mengingatkan pada suasana kota Amsterdam, termasuk elemen menyerupai menara kincir angin.
Sejak viral di media sosial, jumlah pengunjung terus meningkat. Setiap harinya, ratusan orang datang untuk menikmati suasana sekaligus mengabadikan momen dengan berfoto. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa tampak antusias berswafoto di berbagai sudut kawasan.
Selain keunikan arsitektur, lingkungan perumahan yang asri, bersih, serta udara yang sejuk menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Tak heran jika lokasi ini kini dijuluki sebagai “wisata dadakan” yang populer di wilayah Sumatera Utara.
Salah seorang pengunjung, Budi (36), warga Kota Medan, mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk menikmati suasana di lokasi tersebut.
“Kami datang bersama istri dan anak-anak hanya untuk berfoto. Walaupun harus menempuh perjalanan sekitar satu setengah jam, kami rela datang bahkan seminggu sekali. Pemandangannya indah, udaranya sejuk, dan suasananya ramai. Rasanya seperti berada di luar negeri,” ujarnya sambil tersenyum.
Sementara itu, pihak pengelola melalui petugas keamanan, Ricky, menyampaikan bahwa jumlah pengunjung setiap hari bisa mencapai lebih dari seratus orang.
“Kami membuka akses bagi masyarakat mulai pukul 10.00 WIB hingga 21.30 WIB. Pengunjung dipersilakan masuk, duduk, dan menikmati minuman di kafe yang tersedia, serta berfoto di area taman. Namun, ada aturan yang harus dipatuhi, seperti tidak memetik bunga atau memasuki area terlarang,” jelasnya.
Fenomena ini dinilai membawa dampak positif bagi perekonomian lokal. Ramainya kunjungan masyarakat diyakini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitar kawasan, sekaligus membuka peluang perkembangan wilayah menjadi lebih maju dan modern.
Selain itu, meningkatnya minat masyarakat untuk memiliki hunian di kawasan tersebut juga berpotensi mendorong pembangunan yang lebih pesat di Desa Paya Gambar dan sekitarnya.



