MEDAN | Sungguh malang nasib 3 orang anak yang ditelantarkan ibu kandungnya, kini diurusin dengan neneknya malah dilaporkan ke Polres Pelabuhan Belawan. Atas tuduhan perdagangan anak.
Menurut keterangan Karsini, dirinya tiba-tiba mendapat surat panggilan dari kepolisian Polres Pelabuhan Belawan. Jumat 27 Maret 2026. Ia dilaporkan ke Polisi oleh menantunya Nuriani kasus perdagangan anak.
Ceritanya, ketiga anak ini Asyifa Febriani (8), Arif Maulana (6), dan Zira berusia 5 bulan. Sering ditelantarkan dengan ibunya, kemudian ketiga anak tersebut diusir dari rumahnya sambil dapat ancaman akan dibacok menggunakan parang.
Akhirnya Asyifa dengan menggendong adiknya yang saat itu masih berusia 3 bulan dan memegang Arif berjalan menuju kerumah neneknya yang berjarak 5 kilo meter di Jalan Pasar 4, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli.
"Waktu itu pagi pas kami bangun tiba-tiba diancam sama mamak pakai parang disuruh pergi dari rumah disuruh tempat nenek aja, terus aku gendong adik kami pergi," kata Asyifa sambil menangis tersedu-sedu. Selasa 31 Maret 2026
Asyifa juga menjelaskan bahwa ibunya sering dijemput dengan laki-laki yang berbeda dan mereka ditinggalkan begitu saja. Tidak hanya itu Asyifa pernah menjual barang dirumahnya untuk membeli susu adiknya karena telah habis.
"Kami sering tidak dikasih makan, kalau mamak punya uang dia beli makanan sendiri. Waktu itu aku pernah jual barang ke orang sebesar Rp 20 ribu untuk beli susu adik. Bahkan adikku yang pertama pernah disulut api rokok sama mamak," ungkapnya
Singkat cerita neneknya seorang janda kasihan melihat cucunya yang masih bayi terlantar, akhirnya berinisiatif untuk diasuh oleh orang yang masih hubungan saudara. Namun, bukannya membalas budi. Menantunya malah melaporkan dirinya ke Polisi atas tuduhan perdagangan anak.
"Adiknya yang bayi ini sempat diasuh sama keluarga, karena saya kasihan telantar. Sedangkan saya seorang janda ekonomi juga sulit, tapi saya dilaporkan," ungkapnya dengan tatapan kosong.
Akibat laporan itu kini sang nenek menjadi ketakutan dan sering termenung bahkan tidak mau makan. Ia meminta keadilan kepada semua instansi yang terkait.
Diketahui ayah dari ketiga anak tersebut sedang merantau ke Riau, namun kini tidak ada kabar sama sekali.(Sigit)



