BPC Perhumas Medan Bersama Perhumas Muda Medan Gelar Perhumas Muda Medan PMM PRTS

Sebarkan:



MEDAN | Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hubungan Masyarakat (BPC Perhumas) Medan bersama Perhumas Muda Medan menggelar Perhumas Muda Medan Public Relations Talk Series (PMM PRTS) #Seri 5 dengan tema “Peran Perbankan dalam Pemulihan Ekonomi Nasional di Sumut” melalui aplikasi zoom. Selasa, (13/07/2021).

Keynote speaker, Anggota DPR RI Komisi XI, yang juga Ketua Dewan Penasehat BPC Perhumas Medan H. Gus Irawan Pasaribu, SE, Ak, MM, CA  mengungkapkan bahwa dalam penanganan covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Pemerintah Indonesia telah menganggarkan Rp 697 Triliun dan akan bertambah lagi refocusing anggaran Rp 225 Triliun sehingga total menjadi 922 Triliun. Maka, ditegaskannya agar masyarakat mendukung  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) agar segala program dan pembiayaan untuk penanganan Covid-19 dapat berjalan baik dan maksimal. 

"Apalagi semua dana itu berasal dari hutang dan saat ini penerimaan negara menurun, sehingga defisit APBN makin melebar. Dalam hal ini peran Perbankan juga sangat penting dengan diberinya keleluasaan oleh OJK terhadap Perbankan, sehingga penting diketahui penjangkauan tepat sasaran yg sudah dilaksanakan oleh perbankan," tegas Gus Irawan.


Dalam zoom PRTalks #Seri5 berhadir Wakil Pimpinan Wilayah Bisnis SME dan Konsumer BNI, Renalwin Sitorus, S. TP, M.M sebagai pemateri mengatakan terkait pemulihan ekonomi nasional di sumut  BNI mendapatkan penempatan dana oleh pemerintah sebesar 7,5 Trilliun dalam mempercepat pemulihan ekonomi di wilayah sumut.

“Pada tahun 2020 BNI berhasil merealisasikan dana sebesar 28 T dari target BNI hanya sebesar 22,54 T artinya BNI berhasil menyalurkan  dari dana yang di tempatkan pemerintah hanya 7,5 T dan Dana yang disalukan ini tercapai sebesar 127% untuk mempercepat menggerakkan usaha yang sedang di landa COVID-19. 

Ketua Umum HIPMI Kota Medan,  H. Palacheta Subies Subianto, B.A., M. Sc. Menegaskan sebagai pengusaha muda Indonesia kita juga berperan penting dalam pemulihan ekonomi, dimana di kondisi saat ini kita harus memiliki manajemen keuangan yang baik dan mulai menabung untuk kedepannya. 

“Binalah hubungan yang baik kepada bank manapun, sebab kita akan selalu membutuhkan bank”. Pungkasnya

Pengusaha Muda Milenial Chey Cindi Meliala, SS. MM, Dipl, CIBTAC juga menegaskan bahwa di saat kondisi seperti ini kita harus survive, membaca peluang, membuka trobosan baru, positif mind dan tetap semangat untuk tetap bertahan pada masa pandemic covid-19 saat ini sebagai pelaku-pelaku usaha dan untuk kita semua. 

Dalam acara juga di hadiri Rektor UMA, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng, M.Sc dalam kata sambutannya mengatakan  kondisi ekonomi saat pandemi ini sangat berbeda dengan sebelum pandemi. Banyak kegiatan atau kebijakan yang di buat pemerintah dalam pemulihan ekonomi. 

“Yang jelas kita akan melihat dari para pembicara bagaimana agar daya beli masyarakat itu bisa normal kembali, mungkin dari produk-produk bank BNI dan juga para pengusaha muda agar dapat membuat trobosan/produk baru dan online shop menjadi trand atau alternatif bagi para konsumen untuk membeli tanpa harus keluar rumah. “ terangnya.

Ketua BPC Perhumas Medan Saurma MGP Siahaan, M. Ikom, MIPR mengucapkan terimakasih kepada Gus Irawan Pasaribu selaku Keynote speaker  dan kepada Rektor UMA Medan, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng, M.Sc, selaku special speech serta ketiga narasumber. 

"Terima kasih kepada Coca Cola yang menjadi sponsor setia dari Seri 1 saat launching pertama Bersama Gubernur Sumatera Utara hingga seri 10 pada Desember nanti. Juga kepada sponsor lain yaitu  BNI, HIPMI Kota Medan dan media partner dari Waspada.id dan Tribun medan.

Saurma menyerukan agar semangat harus selalu ada di tengah pandemi Covid-19, melalui bicara hal positif dan menuangkan kebijakan strategis sehingga masyarakat masih punya harapan.

Acara juga dihadiri pula oleh Ketua Perhumas Muda Medan, Fachry Arsyam, Wakil Ketua Arguanda Pribadi, Ketua Panitia Teuku Ryan Ananda dan seluruh panitia pelaksana.

Kegiatan tersebut diikuti. 114 peserta dari mahasiswa, akademisi, humas muda, pengamat humas dan media massa, serta profesional se-Indonesia.

(RIADI)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini